Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan serangkaian stimulus ekonomi untuk menyambut Ramadan dan Lebaran 2025. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Berikut adalah beberapa poin utama dari kebijakan tersebut

Diskon Tiket Pesawat

Pemerintah akan memberikan diskon sebesar 10% untuk tiket pesawat domestik selama periode mudik Lebaran. Diskon ini berlaku selama dua minggu, yaitu seminggu sebelum dan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang ingin mudik dan mendorong sektor pariwisata domestik.

Diskon Tarif Tol

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan pemberian diskon tarif tol selama libur Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebutkan bahwa pihaknya sedang mengkaji kemungkinan pengurangan biaya transportasi, termasuk diskon tarif tol, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.

Program Diskon Belanja

Untuk mendorong konsumsi domestik, pemerintah berencana mengadakan kembali program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale. Program ini menawarkan diskon antara 50% hingga 70% untuk berbagai produk, dengan tujuan meningkatkan transaksi belanja masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Stabilisasi Harga Pangan

Pemerintah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan selama periode Ramadan dan Lebaran. Langkah ini penting untuk memastikan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat, sehingga kebutuhan selama bulan puasa dan perayaan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. Melalui berbagai stimulus ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor transportasi, pariwisata, dan konsumsi, serta memastikan kesejahteraan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran 2025.