
Ferran Alinegara, penjaga gawang ADO Den Haag U-15, merupakan anak berkewarganegaraan ganda terbatas, dengan paspor Indonesia dan Belanda. Ia berasal dari keluarga dengan latar belakang Indonesia, di mana kedua kakek-nenek dari orang tuanya lahir di Indonesia. Ayah dan ibu Ferran sendiri lahir di Belanda. Meskipun lahir di Belanda, Ferran dan keluarganya sering mengunjungi Indonesia, termasuk bertemu dengan keluarga besar mereka yang tinggal di Serang, Banten, dan Surabaya. Setiap tahun, mereka menghabiskan beberapa pekan di Indonesia, baik untuk berkumpul dengan keluarga maupun berlibur.

Ferran saat ini diproyeksikan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-17 yang dilatih oleh Nova Arianto, dan ia bisa langsung membela Indonesia di Piala Asia U-17 tanpa perlu proses naturalisasi, karena ia sudah memegang paspor Indonesia. Namun, pada usia 21 tahun nanti, Ferran harus memutuskan untuk memilih salah satu paspor yang ia miliki, antara paspor Indonesia atau Belanda, karena kewarganegaraan ganda terbatas yang dimilikinya.

Ferran merasa bersyukur dengan status kewarganegaraan ganda yang dimilikinya, karena tidak banyak orang di Eropa yang memiliki paspor Indonesia. Ia juga mengungkapkan bahwa jika proses berjalan lancar, ia akan lebih mudah bergabung dengan timnas Indonesia, berkat paspor Indonesia yang sudah dimilikinya.