Musim 2025 akan menjadi tahun ke-11 Jack Miller di MotoGP, kali ini dengan tim Prima Pramac Yamaha. Perpindahannya ke Yamaha menandai perubahan besar dalam kariernya, karena ia harus beradaptasi dari motor V4 (Ducati dan KTM) ke Inline-4 yang digunakan oleh Yamaha.

Meskipun banyak pabrikan lain seperti Honda, Ducati, KTM, dan Aprilia menggunakan mesin V4, Miller yakin bahwa Inline-4 bukan kelemahan bagi Yamaha. Menurutnya, konfigurasi mesin bukanlah faktor utama dalam menentukan performa motor.

“Saya yakin dengan V4 atau tanpa V4 ini hanyalah tren sesaat. Saya tidak percaya bahwa Yamaha memerlukan V4,” ujar Miller kepada Crash.net.

Ia juga menambahkan bahwa kurva tenaga Inline-4 bekerja dengan sangat baik, meskipun berbeda dari karakter motor sebelumnya yang ia kendarai.

Bergabung dengan Yamaha berarti Miller harus menyesuaikan gaya balapnya, terutama dalam menghadapi kelemahan Yamaha yang selama ini dikenal memiliki top speed lebih rendah dibanding motor V4.

Namun, Miller memiliki pengalaman luas dengan berbagai motor MotoGP. Ia telah mengendarai:
Honda (RC213V – V4)
Ducati (Desmosedici – V4)
KTM (RC16 – V4)

Sekarang, ia harus membuktikan kemampuannya dengan Yamaha YZR-M1 (Inline-4). Di Pramac Yamaha, Miller akan bertandem dengan Miguel Oliveira, yang juga datang dari tim satelit Aprilia. Kedatangan keduanya diharapkan bisa membantu Yamaha dalam mengembangkan motor agar lebih kompetitif.